Jelang Pajak Kekayaan, Pendiri Google Pindahkan Aset dan Tinggalkan California

JAKARTA — Dua pendiri Google, Sergey Brin dan Larry Page, dilaporkan meninggalkan California menjelang rencana penerapan pajak kekayaan baru bagi miliarder di negara bagian tersebut. Langkah ini dilakukan di tengah meningkatnya kekhawatiran kalangan ultra-kaya terhadap kebijakan fiskal yang dinilai memberatkan.

Laporan The New York Times menyebutkan bahwa pada Desember 2025, sebanyak 15 perusahaan terbatas (LLC) yang mengelola investasi dan kepentingan bisnis Sergey Brin ditutup atau diubah status hukumnya menjadi entitas yang berbasis di Nevada.

Podcast & Dokumenter
Nalar Juang
Kemana Nalar Muda Hidup, Zaman Terang
Tonton Nalar Juang →

Salah satu entitas tersebut adalah T-Rex LLC, perusahaan yang dibentuk pada 2006 dan dikaitkan dengan Brin serta Larry Page. Berdasarkan dokumen pemerintah California yang ditinjau Business Insider, entitas itu dikonversi menjadi perusahaan Delaware bernama T-Rex Holdings pada 24 Desember 2025.

Perubahan tersebut sekaligus memindahkan kantor pusat perusahaan ke Reno, Nevada, meskipun Brin dan Page tetap tercatat sebagai manajer perusahaan.

Perpindahan entitas yang berafiliasi dengan dua pendiri Google ini terjadi di tengah rencana referendum pajak kekayaan California. Kebijakan tersebut mengusulkan pungutan pajak satu kali sebesar 5% bagi sekitar 200 penduduk negara bagian dengan aset lebih dari USD 1 miliar, guna menutup defisit anggaran yang diperkirakan mencapai miliaran dolar.

Jika disahkan dalam pemungutan suara November mendatang, pajak tersebut akan diberlakukan secara retroaktif bagi warga yang tercatat sebagai penduduk California per 1 Januari 2026.

Selain perubahan pada T-Rex Holdings, laporan Business Insider juga mengungkap bahwa Larry Page telah memutus hubungan domisili dengan California pada akhir Desember 2025. Page memindahkan family office miliknya ke Delaware dan mendirikan sejumlah entitas baru, termasuk kendaraan investasi untuk riset influenza serta pengembangan proyek mobil terbang.

Meski T-Rex Holdings tercatat sebagai perusahaan manajemen, aktivitas operasional perusahaan tersebut hingga kini belum diketahui secara jelas.

Sebagaimana praktik umum di kalangan miliarder, Brin dan Page menggunakan struktur LLC untuk mengelola aset dan investasi dengan fleksibilitas tinggi serta tingkat keterbukaan publik yang minimal.

Menurut Bloomberg Billionaires Index, Sergey Brin dan Larry Page masing-masing menempati posisi orang terkaya kedua dan keempat di dunia, dengan kekayaan pribadi yang melampaui USD 250 miliar.

Sejak mundur dari jabatan eksekutif Google pada 2019, keduanya mengambil jalur berbeda. Brin kembali terlibat langsung dalam sejumlah pekerjaan di Google, sementara Page tetap menjadi pemegang saham pengendali namun menjauh dari operasional harian perusahaan.

Arah kebijakan pajak kekayaan California dinilai akan sangat menentukan arus migrasi para miliarder ke negara bagian lain di Amerika Serikat. Dalam surat kepada Gubernur California Gavin Newsom pada 11 Desember 2025, pengacara selebritas Alex Spiro memperingatkan bahwa kebijakan tersebut berpotensi memicu eksodus modal dan inovasi.

California sendiri menetapkan status domisili pajak berdasarkan berbagai indikator, termasuk durasi keberadaan fisik dan aktivitas bisnis yang substansial di negara bagian tersebut. Artinya, untuk menghindari kewajiban pajak, individu dengan kekayaan besar harus meninggalkan California sebelum akhir Desember 2025.