Mahasiswa KKA UM Kendari 2026, Kelompok 5 Hadir di Desa Lampata, Dorong Partisipasi Masyarakat melalui Program Pengabdian

Bombana — Mahasiswa Kuliah Kerja Amaliah (KKA) Universitas Muhammadiyah Kendari melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat di Desa Lampata, Kecamatan Rumbia Tengah, Kabupaten Bombana.Sebanyak 12 Mahasiswa Tiba di di bombana pada tanggal 3 agustus 2026 yang penyambutannya di adakan di kantor Bupati bombana. Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk implementasi ilmu pengetahuan yang diperoleh mahasiswa selama berada di bangku perkuliahan sekaligus sebagai upaya untuk berkontribusi secara langsung dalam kehidupan masyarakat desa.

Selama pelaksanaan Kuliah Kerja Amaliah (KKA), mahasiswa bersama pemerintah desa dan masyarakat Desa Lampata melaksanakan berbagai kegiatan yang disesuaikan dengan kebutuhan dan kondisi lingkungan setempat. Kehadiran mahasiswa diharapkan dapat memberikan manfaat serta menciptakan hubungan kerja sama yang baik antara mahasiswa, pemerintah desa, dan Masyarakat.

Podcast & Dokumenter
Nalar Juang
Kemana Nalar Muda Hidup, Zaman Terang
Tonton Nalar Juang →

Dalam pelaksanaannya, mahasiswa KKA turut melibatkan masyarakat dalam berbagai kegiatan sehingga tercipta suasana gotong royong dan kebersamaan. Partisipasi masyarakat menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung keberhasilan setiap program yang dilaksanakan selama kegiatan KKA berlangsung.

Permasalahan Hasil Observasi di Desa Lampata

Berdasarkan hasil observasi yang dilakukan di Desa Lampata, Kecamatan Rumbia Tengah, Kabupaten Bombana, ditemukan beberapa permasalahan yang menjadi perhatian dalam pelaksanaan Kuliah Kerja Amaliah (KKA). Permasalahan tersebut meliputi aspek lingkungan, pemanfaatan potensi desa, dan sektor pendidikan.

1. Bidang Lingkungan
Permasalahan yang ditemukan berkaitan dengan kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan. Pengelolaan sampah serta kebersihan di beberapa lingkungan masih perlu ditingkatkan agar tercipta lingkungan desa yang lebih bersih, sehat, dan nyaman.

2. Pemanfaatan Potensi Desa
Desa Lampata memiliki berbagai potensi yang dapat dikembangkan untuk mendukung kesejahteraan masyarakat. Namun, pemanfaatan dan pengelolaan potensi tersebut masih belum optimal. Potensi yang ada perlu dikembangkan melalui peningkatan keterampilan masyarakat, pengelolaan yang lebih baik, serta pemanfaatan teknologi dan media digital untuk memperkenalkan produk maupun potensi desa kepada masyarakat yang lebih luas.

3. Sektor Pendidikan
Pada sektor pendidikan, masih diperlukan upaya untuk meningkatkan minat dan motivasi belajar anak-anak serta memberikan kegiatan pembelajaran tambahan yang dapat mendukung pendidikan di luar kegiatan sekolah. Selain itu, pemanfaatan teknologi sebagai media pembelajaran juga masih perlu diperkenalkan dan dikembangkan agar proses belajar menjadi lebih menarik dan sesuai dengan perkembangan zaman.

Ketiga permasalahan tersebut menjadi dasar bagi mahasiswa KKA dalam merancang program kerja yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat Desa Lampata. Melalui program yang terarah dan melibatkan masyarakat, diharapkan kegiatan KKA dapat memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan kualitas lingkungan, mengoptimalkan potensi desa, serta mendukung perkembangan pendidikan masyarakat.Adapun proker yang sudah kami susun sebagai berikut:


1.Membuat Papan Edukasi Sampah

Mahasiswa Kuliah Kerja Amaliah (KKA) Universitas Muhammadiyah Kendari melaksanakan program edukasi lingkungan di Desa Lampata, Kecamatan Rumbia Tengah, Kabupaten Bombana, melalui pembuatan dan pemasangan papan informasi mengenai waktu yang dibutuhkan sampah untuk terurai. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kebersihan dan mengurangi kebiasaan membuang sampah sembarangan. Melalui edukasi sederhana tersebut, mahasiswa KKA berharap masyarakat dapat lebih peduli terhadap lingkungan dan bersama-sama mewujudkan Desa Lampata yang bersih dan sehat.

2.Membuat Plang batas dusun serta plang rumah aparat desa

Mahasiswa Kuliah Kerja Amaliah (KKA) Universitas Muhammadiyah Kendari melaksanakan pembuatan dan pemasangan plang batas dusun serta plang informasi perangkat desa di Desa Lampata, Kecamatan Rumbia Tengah, Kabupaten Bombana. Kegiatan ini dilakukan sebagai bentuk kontribusi mahasiswa dalam mendukung penataan dan kelengkapan fasilitas desa. Plang batas dusun dibuat untuk memberikan penanda yang jelas mengenai wilayah masing-masing dusun, sementara plang informasi perangkat desa berfungsi untuk memudahkan masyarakat dalam mengenali dan mengetahui keberadaan aparat atau perangkat desa. Melalui kegiatan ini, diharapkan informasi mengenai wilayah dan perangkat desa dapat tersampaikan dengan lebih jelas serta membantu masyarakat dalam memperoleh informasi yang dibutuhkan.

3.Pembuatan Peta Administrasi Desa Lampata

Mahasiswa Kuliah Kerja Amaliah (KKA) Universitas Muhammadiyah Kendari turut melaksanakan pembuatan peta administrasi Desa Lampata, Kecamatan Rumbia Tengah, Kabupaten Bombana, sebagai salah satu bentuk kontribusi dalam mendukung kebutuhan informasi dan administrasi desa. Peta ini memuat gambaran wilayah Desa Lampata beserta batas-batas administrasi dan pembagian wilayah dusun yang ada di dalamnya. Pembuatan peta administrasi dilakukan untuk membantu pemerintah desa dan masyarakat dalam memperoleh informasi mengenai wilayah secara lebih jelas, mudah dipahami, dan terstruktur.
Selain menjadi media informasi bagi masyarakat, peta tersebut juga diharapkan dapat dimanfaatkan oleh pemerintah desa sebagai salah satu pendukung dalam perencanaan pembangunan, pendataan wilayah, serta pelaksanaan berbagai kegiatan pemerintahan desa. Melalui program ini, mahasiswa KKA berupaya meninggalkan hasil yang dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan oleh pemerintah dan masyarakat Desa Lampata.


4.Sosialisasi Anti Bullying di SDN 22 Lampata

Mahasiswa Kuliah Kerja Amaliah (KKA) melaksanakan kegiatan sosialisasi anti-bullying di SDN 22 Lampata sebagai salah satu bentuk edukasi kepada siswa mengenai pentingnya menciptakan lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan bebas dari tindakan perundungan. Kegiatan ini dilaksanakan untuk meningkatkan kesadaran siswa tentang pengertian bullying, berbagai bentuk tindakan bullying, serta dampak yang dapat ditimbulkan terhadap korban. Dalam sosialisasi tersebut, siswa diberikan pemahaman bahwa bullying tidak hanya berupa tindakan kekerasan secara fisik, tetapi juga dapat terjadi melalui perkataan dan perilaku, seperti mengejek, menghina, memanggil teman dengan sebutan yang tidak disukai, mengucilkan, mengancam, mempermalukan, maupun menyebarkan perkataan yang dapat menyakiti perasaan orang lain. Penyampaian materi dilakukan dengan cara yang sederhana dan mudah dipahami oleh siswa, sehingga mereka dapat mengenali tindakan bullying yang mungkin terjadi dalam kehidupan sehari-hari.Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKA juga mengajak seluruh siswa untuk membangun hubungan pertemanan yang positif dengan menerapkan sikap saling menghargai, menghormati, menyayangi, peduli, dan membantu satu sama lain. Siswa diberikan pemahaman agar tidak menjadi pelaku maupun ikut-ikutan dalam tindakan bullying, serta berani mengambil sikap apabila melihat teman yang menjadi korban perundungan. Selain itu, siswa juga diarahkan untuk tidak membalas tindakan bullying dengan kekerasan, melainkan segera melaporkannya kepada guru, orang tua, atau orang dewasa yang dipercaya. Kegiatan sosialisasi ini diharapkan dapat menumbuhkan kesadaran sejak dini kepada siswa SDN 22 Lampata mengenai pentingnya menjaga ucapan dan tindakan terhadap sesama. Dengan adanya edukasi tersebut, diharapkan tercipta lingkungan sekolah yang lebih positif, harmonis, dan menyenangkan, sehingga setiap siswa dapat belajar, bermain, dan berinteraksi dengan rasa aman tanpa adanya rasa takut akibat tindakan bullying.

5.Kegiatan belajar membaca dan mengaji

Kegiatan Belajar Membaca dan Mengaji Anak-Anak Mahasiswa Kuliah Kerja Amaliah (KKA) melaksanakan kegiatan mengajar membaca dan mengaji bagi anak-anak sebagai bentukkepedulian terhadap pendidikan dan pembinaan keagamaan di lingkungan masyarakat. Kegiatan ini bertujuan membantu anak-anak meningkatkan kemampuan membaca sekaligus membiasakan mereka untuk belajar mengaji sejak usia dini.Dalam kegiatan tersebut, anak-anak dibimbing mengenal huruf, mengeja dan membaca kata maupun kalimat sederhana, serta belajar mengenal dan membaca huruf hijaiyah, Iqra, hingga Al-Qur’an sesuai dengan kemampuan masing-masing. Proses pembelajaran dilakukan secara bertahap dan menyenangkan dengan pendampingan langsung dari mahasiswa KKA, sehingga anak-anak lebih antusias dan percaya diri dalam mengikuti pembelajaran. Melalui kegiatan ini, diharapkan kemampuan membaca dan mengaji anak-anak dapat semakin berkembang serta tumbuh minat belajar, kedisiplinan, dan kecintaan terhadap Al-Qur’an.

6.Membersihkan Mesjid

Kegiatan Membersihkan Masjid Mahasiswa Kuliah Kerja Amaliah (KKA) melaksanakan kegiatan gotong royong membersihkan masjid sebagai bentuk kepedulian terhadap kebersihan dan kenyamanan tempat ibadah di lingkungan masyarakat. Kegiatan ini dilakukan bersama dengan membersihkan lantai, merapikan karpet, serta menata bagian dalam masjid agar tetap bersih dan nyaman digunakan oleh masyarakat untuk melaksanakan ibadah. Selain menjaga kebersihan, kegiatan ini juga menjadi bentuk kebersamaan dan kepedulian mahasiswa KKA terhadap lingkungan sekitar. Melalui kegiatan tersebut, diharapkan masyarakat semakin termotivasi untuk menjaga kebersihan masjid secara rutin serta menciptakan lingkungan tempat ibadah yang bersih, rapi, dan nyaman bagi seluruh jamaah.

Adapun Program Kerja Pendukung kami
Lomba Semarak 17 Agustus 2026

1. Lomba Semarak 17 Agustus 2026

Dalam rangka memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81, mahasiswa Kuliah Kerja Amaliah (KKA) turut melaksanakan kegiatan lomba 17 Agustus sebagai salah satu program kerja pendukung yang bertujuan untuk memeriahkan suasana perayaan kemerdekaan sekaligus mempererat kebersamaan dengan masyarakat. Berbagai perlombaan yang melibatkan anak-anak hingga masyarakat dilaksanakan dengan suasana penuh antusias dan keceriaan. Kegiatan ini tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga menjadi sarana untuk menumbuhkan semangat nasionalisme, sportivitas, kerja sama, dan rasa percaya diri dalam diri peserta.

Melalui kegiatan lomba 17 Agustus, mahasiswa KKA berupaya menciptakan momen kebersamaan yang dapat mempererat hubungan antara mahasiswa, anak-anak, dan masyarakat Desa Lampata. Antusiasme peserta dan dukungan masyarakat menjadikan kegiatan berlangsung meriah dan penuh semangat. Selain sebagai bentuk partisipasi dalam memperingati hari kemerdekaan, kegiatan ini diharapkan dapat menumbuhkan rasa cinta tanah air serta menjaga semangat gotong royong dan kebersamaan yang menjadi bagian penting dalam kehidupan bermasyarakat.

Pelaksanaan KKA Reguler Universitas Muhammadiyah Kendari Tahun 2026 di Desa Lampata, Kecamatan Rumbia Tengah, Kabupaten Bombana, telah memberikan pengalaman dan pembelajaran yang sangat berharga bagi mahasiswa. Berbagai program kerja yang telah dilaksanakan merupakan bentuk nyata pengabdian mahasiswa kepada masyarakat, sekaligus menjadi kesempatan untuk menerapkan ilmu yang diperoleh selama perkuliahan. Setiap kegiatan yang dilakukan diharapkan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat serta mendukung perkembangan dan kebutuhan Desa Lampata.

Kami mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Desa Lampata dan seluruh masyarakat yang telah menerima, mendukung, serta membantu kami selama pelaksanaan KKA. Kebersamaan, kerja sama, dan pengalaman yang telah terjalin menjadi bagian yang tidak terlupakan selama berada di Desa Lampata. Semoga program kerja yang telah dilaksanakan dapat terus dimanfaatkan dan dijaga dengan baik, serta silaturahmi yang telah terbangun antara mahasiswa dan masyarakat dapat terus terjaga meskipun masa pengabdian telah berakhir.

KKA REGULER UM KENDARI KELOMPOK 5 -DESA LAMPATA
Berproses Bersama, Berkarya Nyata, Meninggalkan Cerita.